Per Ardua Ad Astra

Sunday, September 11, 2016

Langit Tuhan di Tepus

Tepus, 9 September 2016
Pagi hari yang cerah, melihat ciptaan Tuhan yang begitu indah di atas nan jauh tak terhingga merupakan satu hal yang perlu disyukuri dalam perjalanan hidup ini. Tergores warna kuning, jingga, dan ungu yang terkombinasi di layar biru menjadi saksi bisu keindahan alam semesta ini yang tiada bandingnya. Dengan refleksi cahaya sang mentari dari ufuk timur, bangunan sekolah, pohon-pohon, dan tiang listrik beserta kabelnya terbalut warna gelap seakan mengalah dari indahnya karya Tuhan yang tidak terlihat seperti biasanya. Jumat, 9 September 2016, tepat pukul 5.16 WIB, gambar yang beresolusi 2448x2448 didokumentasikan dengan alat elektronik besutan Amerika, Apple. Gambar tersebut sengaja diabadikan ketika sang penulis sedang membersihkan halaman sekolah yang menjadi aktivitas rutin pagi saat di sekolah tercinta, SLB Puspa Melati, yang beralamat di Pudak, Tepus, Gunungkidul. Tidak seperti hari biasanya, Jumat pagi tersebut sangat cerah dan apik sehingga elemen bumi dan langit yang terpisahkan oleh ruang hampa dapat selaras menunjukkan keindahan ciptaan Tuhan yang tidak biasanya. Dalam suasana tenang dan damai serta diiringi oleh paduan suara hewan endemik, hewan peliharaan, dan hewan liar di sekitar tempat lokasi, atmosfer saat itu terasa adem di atma penulis bak menyaksikan surga yang diimpikan oleh setiap insan. Tuhan begitu maha hebat dalam menciptakan alam semesta yang tiada larangannya bagi makhluk hidup di bumi untuk bersyukur atas kehidupan yang sementara. 

0 comments:

Post a Comment