Per Ardua Ad Astra

  • This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Tuesday, September 20, 2016

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Serbaguna SLB Puspa Melati, Pudak, Tepus, Tepus, Gunungkidul


Peletakan batu pertama oleh Bapak Kepala Sekolah
SLB Puspa Melati

Keluarga Besar SLB Puspa Melati mengucapkan rasa syukur kepada Yayasan Kawan Sejalan dan pihak-pihak lainnya yang ikut serta mendukung dalam kemajuan pendidikan di bidang pendidikan khusus. Dan tepat pada hari Selasa, 20 September 2016, SLB Puspa Melati mendapat bantuan bangunan fisik dari Yayasan Kawan Sejalan yang bekerjasama dengan Jan Vink Stichting dari Belanda yang ditandai dengan peletakan batu pertama. Peletakan batu pertama dilakukan oleh para tamu undangan, seperti Dinas Pendidikan DIY, Dinas Pendidikan Gunungkidul, Dinas Sosial Gunungkidul, Kapolsek Tepus, Instansi Kesehatan Tepus, Yayasan Puspa Melati, tokoh masyarakat Tepus, Komite, dan segenap keluarga besar SLB Puspa Melati. Peletakan batu pertama tersebut menjadi awal berdirinnya Gedung Serbaguna yang akan digunakan untuk kegiatan olahraga bagi siswa SLB Puspa Melati. Bangunan yang memiliki ukuran 21 x 12 meter tersebut mulai dibangun pada tanggal 20 September 2016 dan direncanakan akan selesai pada bulan November 2016. Bangunan tersebut merupakan bantuan bangunan fisik kali ketiga yang diberikan oleh Yayasan Kawan Sejalan dan Jan Vink Stichting dalam mendukung kemajuan pendidikan khusus di daerah Gunungkidul. Bangunan pertama yang diberikan oleh mereka adalah gedung sekolah yang mempunyai 6 ruang dengan ukuran 9 x 6 meter persegi tiap ruangnya. Ruang-ruang tersebut difungsikan sebagai ruang kelas, ruang guru, ruang administrasi, perpustakaan, dan mushola. Bangunan keduanya yaitu asrama bagi siswa-siswi SLB Puspa Melati yang bertempat tinggal jauh dari sekolah, asrama tersebut memiliki 4 ruangan berukuran 6 x 6 meter persegi. Selain di SLB Puspa Melati, Yayasan Kawan Sejalan dan Jan Vink Stichting juga membantu kemajuan pendidikan di SLB Sekar Handayani Panggang dan SLB Suharjo Putra Patuk. Bantuan bangunan fisik terus berlanjut sampai sekolah tercukupi dengan fasilitas yang dapat membantu proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Sunday, September 11, 2016

Langit Tuhan di Tepus

Tepus, 9 September 2016
Pagi hari yang cerah, melihat ciptaan Tuhan yang begitu indah di atas nan jauh tak terhingga merupakan satu hal yang perlu disyukuri dalam perjalanan hidup ini. Tergores warna kuning, jingga, dan ungu yang terkombinasi di layar biru menjadi saksi bisu keindahan alam semesta ini yang tiada bandingnya. Dengan refleksi cahaya sang mentari dari ufuk timur, bangunan sekolah, pohon-pohon, dan tiang listrik beserta kabelnya terbalut warna gelap seakan mengalah dari indahnya karya Tuhan yang tidak terlihat seperti biasanya. Jumat, 9 September 2016, tepat pukul 5.16 WIB, gambar yang beresolusi 2448x2448 didokumentasikan dengan alat elektronik besutan Amerika, Apple. Gambar tersebut sengaja diabadikan ketika sang penulis sedang membersihkan halaman sekolah yang menjadi aktivitas rutin pagi saat di sekolah tercinta, SLB Puspa Melati, yang beralamat di Pudak, Tepus, Gunungkidul. Tidak seperti hari biasanya, Jumat pagi tersebut sangat cerah dan apik sehingga elemen bumi dan langit yang terpisahkan oleh ruang hampa dapat selaras menunjukkan keindahan ciptaan Tuhan yang tidak biasanya. Dalam suasana tenang dan damai serta diiringi oleh paduan suara hewan endemik, hewan peliharaan, dan hewan liar di sekitar tempat lokasi, atmosfer saat itu terasa adem di atma penulis bak menyaksikan surga yang diimpikan oleh setiap insan. Tuhan begitu maha hebat dalam menciptakan alam semesta yang tiada larangannya bagi makhluk hidup di bumi untuk bersyukur atas kehidupan yang sementara.