Per Ardua Ad Astra

Thursday, March 12, 2015

Refleksi Mahasiswa KKN

Kamis, 12 Maret 2015 di kos tercinta. Selamat malam gaes, rasanya sudah lama saya tidak menyentuh blog ini, sangat disayangkan jika hal seperti ini sering terulang. Tapi kali ini saya akan menceritakan kegiatan yang sudah memaksa saya untuk memberikan prioritas lebih, tentu saja lebih dari blog ini (mungkin). Kegiatan tersebut memang sangat membutuhkan waktu yang tidak sedikit dan juga menjauhkan saya dari berbagai media social. Oke, saatnya ke topik yang lebih serius yaitu mengulas secara sekilas dari beberapa kegiatan terbaru dari KKN, mari simak dengan baik.
Sekilas mengenai KKN
Berbicara mengenai KKN merupakan hal yang sangat menyentuh bagi saya, mengapa tidak? Saya bertemu dengan orang-orang hebat mulai dari jurusan Kebijakan Pendidikan (Ratri, Galuh, Tri/Yati, Meda), Pendidikan Luar Biasa (Aku, Dewi), Pendidikan Jasmani Rekreasi dan Olahraga (Chandra), Pendidikan Kimia Internasional (Naur), Pendidikan Teknik Elektro (Ali/Wafi), dan Pendidikan Bahasa Inggris (Rachman/Maman, Mei), merekalah yang akan berjuang bersama dalam bingkai KKN di desa Wukirsari. Tapi kalian unik dan mempunyai peran masing-masing, dari Mei dan Naur yang berperan sebagai sosok perempuan yang berpuasa nasi putih (ngga makan nasi putih untuk jangka waktu yang agak panjang), Ratri dan Meda sebagai peran yang menyelam sambil minum air, Galuh yang cocok jadi “Emak”, yang jago masak-masak dan ngerawat anak-anaknya (maksudnya mahasiswa KKN), Chandra layaknya masinis kereta api yang tidak jarang mengoperasikan kereta elektroniknya, Rachman/Maman yang tidak suka dekat dengan kereta api tersebut (selalu menghindar, kadang sering ngomong spontan “f*ck dan d*sg*st*ng), Dewi jadi temen sakelas yang punya blog, Tri/Yati yang berperan sebagai perempuan yang manja-manja gitu deh (*eh J), dan Ali/Wafi yang menjadi peran anak gifted. Akan ada banyak hal yang akan terbuka dengan sendirinya, baik maupun buruk pasti akan muncul, tetapi hal yang terpenting adalah bagaimana kita belajar merefleksikan diri sebagai manusia social. Yap, apapun karakter kalian, saya tidak bisa menuntut untuk menjadi sesuai dengan apa yang saya pikirkan, dan ingatlah (jika Allah mengizinkan) kita akan membicarakan masa-masa KKN sekarang di suatu hari nanti dengan situasi dan kondisi yang sangat jauh lebih hebat dari sekarang. Aamiin J
Pindah topik yuk!! Kita bergerak ke program kerja (proker) KKN, sebelumnya kita sudah menyusun proker tersebut jauh-jauh hari, tetapi karena banyak sumbang pikiran, saran, kritik, dan evaluasi, akhirnya matrik dari proker selesai awal Maret. Flashback sekilas gaes!! Tujuan KKN adalah membaur dengan masyarakat dan memecahkan masalah/tantangan yang ada dengan (kolaborasi) memberdayakan sumber daya manusia dari masyarakat di desa. Nah, tapi kegiatan KKN kita dimulai dari observasi desa guna menentukan kebutuhan masyarakat, membuat program, melaksanakan program, evaluasi, dan menyusun laporan, serta jangan lupa lampiran yang berupa dokumentasi dan pengeluaran keuangan. Setelah menempuh perjalanan panjang, akhirnya kami sedang dalam tahap pelaksanaan program. Adapun program yang terlaksana adalah,

Senam pagi! saatnya hidup sehat gaes.
Senam Pagi, merupakan proker individu yang terlaksana tanggal 8 Maret 2015 mulai jam 06.30-08.00, senam diikuti oleh sekitar 8 orang dari warga sekitar, maklum baru kali pertama, hehe.

TPA, walaupun di matrik tidak tercantum pada rencana, tetapi Naur dan Aku secara tak terencana pergi ke tempat TPA dan meminta ijin untuk bergabung, akhirnya “kabar gembira untuk kita semua, kini matrik sekarang ada TPA-nya”. Yes, setelah ijin di ACC kita bergabung dengan mendampingi anak mengaji, perkenalan, bermain games, dan bernyanyi bersama. Mba Umi (yang menjadi tuan rumah dan pengajar TPA sangat baik gaes, kita diberikan kebebasan untuk memberikan kegiatan seperti games, cerita, les atau belajar akademik, dan nyanyi. Tapi ingat kebebasan yang diberikan harus amanah dan berdampak positif ya gaes. TPA di RT 06 berlangsung setiap hari yang berdurasi dari 15.30-17.30 WIB, sedangkan liburnya adalah jika ada kegiatan mendadak seperti Mba Umi mau pergi takziah.

Rachman dan Mei sedang membersamai
Mela dan Meika belajar.
Bimbingan Belajar, sekali lagi secara tidak sengaja dan spontan adalah kebutuhan masyarakat yang memerlukan layanan, baik dari yang tua sampai yang muda, dan kali ini adalah generasi emas Indonesia yang sedang menempuh pendidikan dasar (Sekolah Dasar). Meskipun hari Senin (09/03/2015) jam 16.00 dan tidak tercantum pada rencana, Mela (5 SD) dan Meika (1 SD) merupakan gerenasi yang pertama untuk mendapatkan layanan bimbingan secara privat, haha J, congrats ya!! Mereka secara mendadak datang ke basecamp KKN UNY yang bertempat di rumah pak dukuh, karena mereka sudah membawa materi dari sekolah maka kami melayani bimbingan secara maksimal sampai jam 18.00 WIB. Setelah selesai, Rachman dan Aku mengantar mereka kembali ke rumah masing-masing, cukup jauh dari rumah pak dukuh dan neonisasi yang belum memadai membuat mereka tidak bisa melakukan aktivitas di luar rumah pada malam hari. Ah, Aku sungguh menyayangkan motivasi mereka yang begitu besar harus terkendala oleh fasilitas yang kurang mendukung. Cepatlah Tuhan, jadikan Hamba-Mu ini menjadi orang yang sukses dunia dan akherat, sungguh ingin diri ini bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan, mengembangkan potensi dan memberdayakan mereka secara positif. J

Rapat Koordinasi Bakti Sosial dan Pemeriksaan Kesehatan secara gratis, kegiatan ini disponsori penuh oleh Bank BCA. Rapat dimulai pada jam 20.00 sampai 23.00 WIB di Joglo atau Gedung PAUD dan dihadiri oleh sekitar 30 orang dari paguyuban Wisata Wayang, delegasi dari RT 01, 02, 05, dan 06, serta mahasiswa KKN UNY. Pelaksanaan kegiatan tersebut akan direncanakan pada tanggal 21 Maret 2015 dengan kuota pemeriksaan sekitar 300 peserta yang didata melalui angket dan tersebar secara merata di setiap RT. Sedangkan peran mahasiswa KKN UNY adalah membantu panitia yang terbagi disetiap sie kepanitiaan guna mensukseskan kegiatan tersebut.

Bimbingan belajar bahasa inggris di Masjid
Sabiilul Huda. Ada Mei, Rachman, Dewi, dan Aku.
Bimbingan bahasa inggris, yang sudah terjadwal pada hari Rabu (11/03/2015) bertempat di Joglo atau Gedung PAUD, tetapi pelaksanaanya berpindah ke Masjid Sabiilul Huda karena ada persiapan Wayangan di tempat sebelumnya. Kegiatan yang ditujukan untuk siswa SMP ini dihadiri oleh sebagian besar siswa yang bukan SMP, tepatnya siswa SD dan TK, ngga papa sih yang penting tetep jalanin aja kegiatannya, hehe J dan karena mungkin cuaca hujan.



Peresmian Pos Siskamling dan
Gedung PAUD.
Peresmian Pos Siskamling dan Gedung PAUD, merupakan acara incidental bagi kami, acara tersebut dimulai jam 20.00 sampai jam 00.00 WIB, sebelumnya memang tidak ada rapat koordinasi ke kami, hanya sebatas pemberitahuan semata dan sekilas, dan kami pun diundang untuk menghadiri acara tersebut, sekaligus perkenalan mahasiswa KKN UNY ke masyarakat sekitar. Cukup besar dan megah ya, begitu banyak pedagang baik makanan maupun non-makanan yang standy by di sekitar tempat tersebut. Selain itu, antusias warga juga sangat terlihat maksimal untuk berpartisipasi hadir, padahal cuaca saat itu kurang kondusif karena hujan dan becek. Prok..prok..prok.. salut buat warganya J

0 comments:

Post a Comment